berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Aksi Nyentrik STY jadi Koboi di Bantul, Kuda Artemis dan Paco Eclipse Sabet Juara di IHR Triple Crown & Pertiwi Cup 2026

by Redaksi Penulis
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda, Indonesia’s Horse Racing, Kompetisi, Pacuan Kuda
0
Home Berita Nasional

Kejuaraan pacuan kuda Indonesia’s Horse Racing (IHR) Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 kali ini kedatangan tamu spesial.

Bertempat di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu, 4 April 2026, start dari dua kelas perlombaan di kejuaraan ini dilepas oleh mantan pelatih Sepakbola Indonesia, Shin Tae-yong (STY).

Terlihat STY mengenakan kemeja lengan panjang kotak-kotak dengan topi koboi, dan kacamata hitam.

Kemudian, STY melepas bendera start untuk Kelas E – 1.200 Meter yang memperebutkan Piala Blue Blood berhadiah total Rp12,5 juta, lalu Kelas 2 Tahun Pemula A/B Div.I -1.200 Meter memperebutkan Piala Pertamina berhadiah Rp17,5 juta.

Perlombaan di kelas E yang menempuh jarak 1.200 meter meninggalkan pengalaman kurang menyenangkan bagi kuda Sukun Stable bernama Mumun. Memimpin sejak awal start, kuda betina merah berusia 6 tahun ini disalip Artemis yang mendadak muncul dari belakang.

Perlombaan kesebelas ini diikuti oleh 10 ekor kuda. Selain Mumun dan kuda unggulan Artemis, kelas ini dihuni oleh Danasura, Lang-Lang Jagad T.A, Putri SAS, Dewi Kemuning Sari, Brimo, Suzuka, Belladona, serta Tini Thunder.

Usai bendera tanda dimulainya pacuan dikibarkan STY, kuda-kuda peserta pacuan mulai bergerak bergerombol untuk memimpin barisan terdepan.

Kuda Mumun dan Brimo berhasil keluar dari rombongan dibayangi oleh Tini Thunder di awal start tersebut.

Tak berselang lama, kuda senior Mumum mulai menunjukkan kemampuannya dengan meninggalkan jauh lawan-lawannya.

Sementara posisi kedua sudah beralih ke kuda Dewi Kemuning Sari dan Artemis di posisi ketiga yang mencoba strategi mengambil jalur luar di depan Danasura dan Lang-lang Jagat T.A.

Berbeda dengan Danasura, strategi Artemis dari sisi luar menampakkan hasil saat berhasil masuk ke posisi kedua untuk menempel Mumun.

Kedatangan kuda jantan merah yang sudah berumur ini membuat persaingan di barisan terdepan semakin memanas.

Pada jarak 200 meter jelang finis, Mumun yang awalnya memimpin jauh dari rombongan kuda lain mulai bersaing ketat dengan Artemis.

Bahkan menjelang finis, Mumun harus mengakui kecepatan kuda hasil perkawinan King Savero dan Contesa ini saat perlahan-lahan mulai menyalipnya dan menutup perlombaan dengan kemenangan.

Berikut pemenang Indonesia’s Horse Racing Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 Kelas E – 1.200 Meter:

  • Juara I: Artemis dengan joki Salman Farid dari BYD Stable, DKI Jakarta
  • Juara II: Mumun dengan joki Achmad Saefudin dari Sukun Stable, DKI Jakarta
  • Juara III: Danasura dengan joki Abdul Majid dari Aragon & Orbit Sport Horse, Jawa Barat

Selanjutnya, persaingan ketat jelang finis juga terjadi di kelas 2 tahun pemula A/B Div.I 1.200 meter yang memperebutkan Piala Pertamina berhadiah total 17,5 juta. Pada pertandingan kedua belas yang kembali dilepas oleh Coach STY, sebanyak 9 ekor kuda turut bertanding.

Ilustrasi–Penampakan para peserta ajang IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 saat bersaing di i Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (4/4). (Dokumentasi Youtube Indonesia Horse Racing)

Sama seperti kelas sebelumnya, start kelas 2 tahun pemula ini juga diawali dengan kuda-kuda yang melaju bergerombol.

Persaingan di awal lomba ini mampu dimenangkan oleh dua kuda asal Eclipse Stable yaitu Paco Eclispe dan Whitney Eclipse yang memimpin leading pertama.

Menyusul di posisi ketiga adalah kuda Kartika Mening dan Al-Barr GDM menyusul di belakangnya.

Keempat kuda ini terus memimpin di awal perlombaan dengan posisi kuda Al-Barr GDM yang memainkan strategi dari arah dalam untuk menusuk Whitney Eclipse dan Paco Eclipse di barisan depan.

Meski mendapat posisi menguntungkan, kuda Al-Barr GDM mulai mendapat ancaman dari Kartika Mening yang berusaha mencari celah masuk ke posisi depan.

Datang dari arah luar, kuda Jati Kusuma yang mencoba mengambil kesempatan merebut posisi depan.

Pada jarak 200 meter jelang finish, persaingan terjadi antara Kartika Mening dan Al-Barr GDM yang melaju side by side.

Di saat bersamaan, datang ancaman secara mendadak dari arah luar melalui kuda Paco Eclipse.

Kejutan yang dibawa kuda hasil perkawinan dari Minahasa Eclipse dan Shara Eclipse itu sukses membuat pimpinan depan perlombaan berubah.

Kuda berusia 2 tahun itu terus memacu lajunya dan dengan meninggalkan Kartika Mening dan Al-Barr GDM dengan selisih jarak yang tak terlalu jauh.

Berikut pemenang Indonesia’s Horse Racing Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 Kelas 2 tahun pemula A/B Div.I 1.200 Meter:

  • Juara I: Paco Eclipse dengan joki Meikel Soleran dari Eclipse Stable, Jawa Tengah
  • Juara II: Kartika Mening dengan joki Valentino Wongkar dari Bharata Stable, DKI Jakarta
  • Juara III: Al-Barr GDM dengan joki Angel Manarisip dari Bintang 198 Stable, Sumatera Barat
Tags: aksi koboi STYBerkudaIndonesia’s Horse RacingkudaOlahraga BerkudaPacu KudaPacuan KudaPertiwi cupShin Tae-yongSTYSTY koboi bantulTriple Crown 2026Triple Crown Seri I & Pertiwi Cup 2026
Previous Post

Mengapa Harus Dikebiri? Ini Manfaat Gelding Bagi Performa dan Kesejahteraan Kuda Jantan

Next Post

Kejutan di Laga Panas Pertiwi Cup 2026: Bukan Nara Eclipse, Justru Fiona of Khalim yang Berhasil Sabet Mahkota Ratu Lintasan!

Next Post
Ajang Triple Crown & Pertiwi Cup 2026 Digelar Bulan Depan, Pengunjung Cosplay Menarik Bisa Dapat Diskon!

Kejutan di Laga Panas Pertiwi Cup 2026: Bukan Nara Eclipse, Justru Fiona of Khalim yang Berhasil Sabet Mahkota Ratu Lintasan!

Percaya Proses Tak Pernah Mengkhianati Hasil, Bekal Giat Berlatih Bikin Arserl Rizki Brayudha jadi Rider Tangguh!

Era Baru Show Jumping: Berhadiah Fantastis Rp5 Triliun, Premier Jumping League Siap Gebrak Dunia!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Arabian Horse

Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia

May 23, 2026
Dokumentasi Sarga.co

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang

May 23, 2026
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Atlet Berkuda dari Arthayasa Stables yang Terus Mengukir Prestasi

May 22, 2026
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Konsistensi Fahmi Satria, Rider Penunggang Kuda Tangguh dari Arthayasa Stables

May 22, 2026
Dokumentasi Instagram Galeri Pacu Sumbar

Lama Tak Terdengar di Lintasan Pacu, Ternyata Kuda Wonder Land Sudah Jadi Indukan

May 21, 2026
Dokumentasi Arabian Horse

Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia

0
Dokumentasi Sarga.co

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang

0
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Atlet Berkuda dari Arthayasa Stables yang Terus Mengukir Prestasi

0
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Konsistensi Fahmi Satria, Rider Penunggang Kuda Tangguh dari Arthayasa Stables

0
Dokumentasi Instagram Galeri Pacu Sumbar

Lama Tak Terdengar di Lintasan Pacu, Ternyata Kuda Wonder Land Sudah Jadi Indukan

0
Dokumentasi Arabian Horse

Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia

May 23, 2026
Dokumentasi Sarga.co

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang

May 23, 2026
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Atlet Berkuda dari Arthayasa Stables yang Terus Mengukir Prestasi

May 22, 2026
Dokumentasi Instagram Fahmi Satria

Konsistensi Fahmi Satria, Rider Penunggang Kuda Tangguh dari Arthayasa Stables

May 22, 2026
Dokumentasi Instagram Galeri Pacu Sumbar

Lama Tak Terdengar di Lintasan Pacu, Ternyata Kuda Wonder Land Sudah Jadi Indukan

May 21, 2026

Popular

  • Dokumentasi Arabian Horse

    Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Atlet Berkuda dari Arthayasa Stables yang Terus Mengukir Prestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsistensi Fahmi Satria, Rider Penunggang Kuda Tangguh dari Arthayasa Stables

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lama Tak Terdengar di Lintasan Pacu, Ternyata Kuda Wonder Land Sudah Jadi Indukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia
  • Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang
  • Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Atlet Berkuda dari Arthayasa Stables yang Terus Mengukir Prestasi

Recent News

Dokumentasi Arabian Horse

Hubungan Antara Kuda dan Manusia, 6000 Tahun yang Mengubah Dunia

May 23, 2026
Dokumentasi Sarga.co

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Pertandingan Juni 2026 Mendatang

May 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News