“…Kadang kita menang, kadang kita belajar.”
Muda dan berbahaya, demikian kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Narantraya Jeihan Widjaya yang mulai dikenal di kalangan pecinta olahraga berkuda Indonesia.
Rider muda ini menjadi salah satu atlet yang aktif mengikuti berbagai kompetisi show jumping, sebuah disiplin berkuda yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta keberanian dalam melewati rintangan di arena.
Perjalanan Jeihan di dunia berkuda dimulai sejak usia muda.
Ketertarikannya terhadap olahraga ini membuatnya rutin menjalani latihan intensif serta mengikuti berbagai kompetisi yang mempertemukan rider muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Jeihan berhasil mencatatkan sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan berkuda nasional, salah satunya dalam ajang FEI CSIJ‑B International Jumping Competition 2025, kelas CS16 Category B (70–90 cm).
Jeihan yang mewakili Djiugo Private Stable dan berhasil meraih Juara 3 dari total 47 rider.

Usianya yang masih tergolong muda tak menghambat Jeihan untuk tampil kompetitif dan profesional dalam kelas Show Jumping junior, sebuah kategori yang dikenal cukup menantang karena membutuhkan teknik yang mumpuni.
Bagi seorang rider, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk meraih kemenangan.
Kerja sama dengan kuda menjadi faktor utama dalam setiap pertandingan.
Setiap lompatan yang dilakukan di arena harus dilakukan dengan timing yang tepat agar dapat melewati rintangan tanpa penalti.
Hal tersebut tampaknya menjadi salah satu kekuatan Jeihan di arena.
Dalam beberapa kesempatan, ia berhasil menampilkan performa yang stabil bersama kudanya, sehingga mampu bersaing dengan rider lain dalam berbagai kompetisi.

Melalui akun media sosialnya, Jeihan juga sering membagikan momen latihan maupun sederet pertandingan yang diikutinya.
Dalam salah satu unggahannya, ia sempat menuliskan refleksi tentang perjalanan sebagai atlet berkuda.
“Setiap latihan selalu mengajarkan hal baru. Kadang kita menang, kadang kita belajar,” tulis Jeihan.
Perjalanan menuju podium memang tidak selalu mudah.
Jadwal latihan yang padat, proses adaptasi dengan kuda, serta tekanan kompetisi menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilalui seorang rider.
Namun melalui konsistensi serta pengalaman bertanding yang terus bertambah, Narantraya Jeihan Widjaya kini mulai dipandang sebagai salah satu rider muda yang memiliki potensi besar di dunia olahraga berkuda Indonesia.
Dengan usia yang masih muda serta kesempatan bertanding yang semakin luas, Jeihan diharapkan dapat terus berkembang dan menorehkan prestasi yang lebih besar di masa mendatang.










