berkudanews.com
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain
No Result
View All Result
berkudanews.com

Dahulu Tak Ada Foto Finish, Bagaimana Penentuan Kemenangan Berkuda? Simak Penjelasannya!

by Redaksi Penulis
in Berita Nasional, Berita Utama, Berkuda, Kompetisi, Pacuan Kuda
0
Home Berita Nasional

Penentuan pemenang pacuan kuda bisa menjadi momen penuh debat, bahkan ricuh. Hari ini, masyarakat atau penonton tinggal menunggu hasil kamera foto akhir.

Dikutip dari berbagai sumber, pada era awal pacuan modern, keputusan ada di tangan hakim yang duduk di judge’s box tepat di garis finis.

Dengan mata telanjang, mereka menilai kuda mana yang lebih dulu menyentuh garis akhir. Masalah muncul ketika tiga atau empat kuda melintas hampir bersamaan.

Tanpa bukti visual, hasil keputusan kerap diperdebatkan. Emosi penonton dan pemilik kuda tak jarang memanas karena semuanya bergantung pada persepsi manusia.

Upaya meningkatkan akurasi kemudian dilakukan dengan merentangkan benang di garis finis. Kuda yang lebih dulu menyentuh benang dianggap sebagai pemenang. Metode ini terdengar sederhana, tetapi tetap menyisakan celah kontroversi.

Eksperimen awal menggabungkan benang dengan kamera juga pernah dicoba pada akhir abad ke-19. Namun hasil foto masih buram dan belum cukup presisi untuk benar-benar mengakhiri perdebatan.

Tonggak penting terjadi pada 1890. Fotografer John Charles Hemment berhasil mengabadikan duel legendaris antara Salvator dan Tenny.

Jepretan itu menjadi foto finish tertua yang masih bertahan hingga kini.

Sebelumnya, pada 1881, Ernest Marks sempat mencoba teknik serupa, tetapi dokumentasinya tidak bertahan.

Karena itu, karya Hemment diakui sebagai bukti visual awal penggunaan kamera untuk menentukan pemenang.

Lompatan besar terjadi pada 1937 di lintasan Del Mar yang dimiliki oleh Bing Crosby.

Bekerja sama dengan teknisi dari studio film, ia membantu mengembangkan kamera “strip” yang mampu merekam pergerakan kuda secara kelanjutan tepat di garis finis.

Inovasi ini membuat hasil jauh lebih presisi dibanding kamera konvensional. Sejak saat itu, sistem foto finish modern mulai terbentuk dan perlahan diadopsi lintasan pacuan di seluruh dunia.

Sulit membayangkan balapan besar hari ini masih ditentukan lewat mata telanjang atau seutas benang. Dengan kecepatan kuda yang bisa mencapai puluhan kilometer per jam, selisih kemenangan sering kali hanya hitungan milimeter.

Teknologi foto finish bukan sekadar alat bantu, ia menjadi penjaga keadilan di lintasan.

Tags: Berkudafinishfinish balapan kudafoto finishfoto finish berkudakudaOlahraga BerkudaPacu KudaPacuan Kuda
Previous Post

Optimisme Pordasi di 2026: Berkuda Memanah Indonesia Siap Go Internasional!

Next Post

Olahraga Berkuda Semakin Bergairah, Puluhan Turnamen Internasional Siap Digelar Sepanjang 2026–2027

Next Post
Sebulan Lagi, Tradisi Pacuan Kuda Bupati “Kebumen Cup 2026” Kembali Digelar Maret Depan

Olahraga Berkuda Semakin Bergairah, Puluhan Turnamen Internasional Siap Digelar Sepanjang 2026–2027

Kejar Standar Dunia, PP Pordasi Sebut Joki Berkuda Indonesia Bakal Dikirim Training ke Prancis

Kejar Standar Dunia, PP Pordasi Sebut Joki Berkuda Indonesia Bakal Dikirim Training ke Prancis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

Terkait PO 13, PP Pordasi Sebut Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA dan Tent Pegging di Tingkat Internasional

February 25, 2026
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

0
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

0
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

0
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

0
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

0
IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026
Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

May 11, 2026
Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

May 11, 2026

Popular

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuda Princess Gavi Juara Piala Mangkunegaran, Naga Sembilan Gagal Bertanding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditonton Ribuan Orang, 147 Kuda dari Berbagai Daerah ikuti IHR 2026 di Tegalwaton Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern
  • Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim
  • Jegal Maxi of Khalim, Kuda Saga Serumpun Rebut Gelar Juara IHR Triple Crown Serie 2 2026 di Tegalwaton Semarang

Recent News

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

IHR Piala Raja Mangkunegaran & BOARD Triple Crown Serie 2 2026: Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan Modern

May 12, 2026
Dokumentasi Instagram PP Pordasi

Ikuti Kelas Jumping di Arthayasa Open 2026, Begini Cerita Teuku Rifat Renanda Harsya dan Aisha Maydina Hakim

May 12, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Berkuda News

  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Sisi Lain

© 2026 Berkuda News