“…kalau misalnya kalah, kita coba lagi.”
Rider asal Aragon Equestrian Sport, Audirania Amanda Putri alias Uti menganggap jika olahraga berkuda di Tanah Air terus semakin membaik dari segala fasilitas yang tersedia.
Kepada Berkudanews.com, Uti menyebut jika dunia berkuda di Indonesia perkembangannya kian pesat.
“Berkembang sudah jauh lebih banyak stable, juga banyak fasilitas udah banyak sesuai diatas standard lah,” bebernya saat dihubungi Berkudanews.com pada Selasa (10/2/2026).
Meski fasilitasnya sudah bagus, Uti berharap ajang perlombaan berkuda yang diselenggarakan di Indonesia makin banyak.
Sebab, menurutnya, hal ini untuk terus melatih kemampuan para atlet dan juga masyarakat yang baru belajar berkuda.
“Menurut saya, atlet kalau enggak ada pertandingan, enggak keasah gitu, mentalnya gitu, harus bertanding terus,” ungkapnya.

Uti pun membeberkan tips untuk bisa menjadi atlet berkuda. Yang yang terpenting, kata dia untum bisa terjun di dunia berkuda, orang tersebut harus memiliki mental baja. Sebab, lanjut, persiapan mental sangat dibutuhkan karena akan menguji diri saat terjun ke pertandingan.
“Perhatikan soal mental kalau misalnya tanding kalah, mentalnya enggak bagus juga turun, kalau misalnya kalah, kita coba lagi,” ujarnya.
Menurutnya, setiap atlet harus tenang saat berhadapan dengan lawannya di lintasan pacuan.
“Sebagus kuda dan jokinya sesiap apapun kondisinya, kalau mentalnya drop enggak akan jalan. Harus tenang, tidak boleh gugup. Karena kalau udah di arena cuma berdua sama kuda engga ada yang bantu,” lanjutnya.
Selain itu, Uti juga mengaku para atlet berkuda sering mengalami beberapa insiden saat terjun ke dalam pertandingan. Namun, hal itu membuatnya menjadi terus belajar dan fokus ke depannya agar jauh semakin baik.
Tak hanya kesiapan mental dari sang atlet, kuda juga harus selalu diperhatikan menjelang pertandingan dimulai.
“Kuda kan mahluk hidup, bisa berubah mood, berubah kondisi badannya, kita di sini selalu ngarahin performa kuda harus bagus lah harus menjaga ototnya, tenaganya, mentalnya,” katanya.
“Pasti lihat kondisi kuda setiap pagi, cek ada luka apa tidak, kondisinya apakah tenang aja ya kita cek abis itu berdoa paling utama dan mental ya,” pungkasnya.









