
Ilustrasi–Dokumentasi Pordasi Jabar (Jawa Barat)
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Riau ancang-ancang membangun arena pacu kuda berstandar internasional di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Lahan seluas 100 hektare yang akan disulap menjadi arena berkuda merupakan milik Bendahara PORDASI Riau, Zulmeta.
Rencana ambisius tersebut diungkapkan oleh Ketua Pengprov PORDASI Riau, Alfedri. Selain arena pacuan, di lahan tersebut rencananya juga akan dibangun sirkuit balap mobil dan motor sebagai pusat sportainment baru di Riau.
“Insyaallah, Riau akan memiliki arena pacuan kuda di atas lahan milik dr. Zulmeta di Kecamatan Rumbai. Konsepnya bukan hanya pacuan kuda, tetapi juga pengembangan sirkuit balap mobil dan motor,” ujar Alfedri dikutip dari Sarga.co pada Senin (2/2/2026).
Rencana pembangunan ini turut mendapat respons positif dari Ketua Umum PORDASI, Aryo Djojohadikusumo. Aryo disebut memberikan dukungan penuh terhadap agenda strategis tersebut sebagai bagian dari upaya mempercepat kemajuan olahraga berkuda di Indonesia.
Menurut Alfedri, Rakernas PORDASI 2026 juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait arah dan masa depan olahraga berkuda nasional.
Sepanjang tahun ini, berbagai kejuaraan berskala nasional hingga internasional akan digelar, mulai dari pacuan kuda, HBA, equestrian, polo, hingga tent pegging.
“Rakernas menghasilkan banyak kesepakatan strategis. Ke depan, akan ada berbagai event besar yang digelar untuk mendorong perkembangan olahraga berkuda di Indonesia,” tuturnya.
Khusus di Riau, lanjut Alfedri, PORDASI menegaskan komitmennya untuk aktif menggelar pembinaan dan kompetisi.
Bersama pengurus kabupaten dan kota, PORDASI Riau menargetkan lahirnya atlet-atlet berkuda berprestasi yang mampu bersaing dan bersinar, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di arena internasional.









